Jum'at, 4 April lalu, Jaringan GusDurian adakan diskusi menyoal "Gus Dur dan Media" di Wahid Institute bersama Ignatius dan Andreas Harsono (isi diskusinya akan saya tulis kapan-kapan). Lalu diskusi berakhir, dilanjut obrolan bersama Abdullah Wong, Savic Ali dan Inayah Wahid hingga bulan benar-benar ada di pucuk kepala. Mulai di aula, masih berlanjut ke depan toko buku.
Serba-serbi Perjalanan
Senin, 21 April 2014
Sabtu, 29 Maret 2014
Pantun Rindu
bunga seroja mekar di taman
cerah warnanya elok menawan
bila tuan sukar di jalan
ingatlah selalu kepada Tuhan
cerah warnanya elok menawan
bila tuan sukar di jalan
ingatlah selalu kepada Tuhan
Menjebak Nahdlatul Ulama
Berbagai upaya dilakukan NU demi membela NKRI. Sebagian besar warga nahdliyin dididik mencintai bangsa dan negaranya. Dijelaskan juga sebagai warganegara harus percaya ideologi Pancasila falsafah bernegara. Bukan gurauan, tidak sedikit warga NU rela mati menjaga kedaulatan negeri, Pancasila dan NKRI. Bahkan, dianggap tidak NU bila menolak Pancasila.
"Bagi NU, Pancasila dan NKRI harga mati!"
"Bagi NU, Pancasila dan NKRI harga mati!"
Jumat, 27 September 2013
Jalan Hidup
Dua hari terakhir berita duka datang berantai. Pertama, Kamis
(26/9) Ibunda Morenk meninggal dunia. Kemudian Jumat (27/9) Ibunda Mas Ahmad
Badawi, dan Dokter Mun’im Idris, ahli forensik yang biasa menjejak kasus
berdasarkan bukti-bukti forensik. Aku merasa, hidup itu tidak lama. Singkat.
Senin, 13 Mei 2013
likaliku
lakukulilaliku adalah cara saya menjalankan kegiatan sehari-hari yang berlikaliku, berkelakkelok
Langganan:
Postingan (Atom)