cerah warnanya elok menawan
bila tuan sukar di jalan
ingatlah selalu kepada Tuhan
langit kelabu tanda kan hujan
merpati terbang membawa pesan
baru kulihat gadis rupawan
mata melirik terbayang-bayang
kuda berlari begitu kencang
hingga tak kuasa untuk menerjang
kala waktu terus berdendang
andai dengannya tuan kan riang
buah rambutan mangga dan duku
di tanam rimbun di taman Serang
bila perawan mendekat daku
hati terlena bukan kepalang
derak kaki bersama kawan
bergerak seirama dalam bayang
daku lelaki lihat perawan
kalbu hati bergoyang-goyang
malam gelap bertabir awan
hitam sendu di pelupuk mata
mulai gelap mencibir tuan
hadir rindu kapan bersua
purnama malam sepotong senja
kembang sepatu ungu warnanya
pesona dinda begitu rupa
hingga daku berpantun saja
balai desa esok kan rela
dipakai khitan dan walimahan
bila kita kelak bersua
mungkin itu sudah suratan
untuk Surandy Ihsan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar